Senin, 13 April 2009

Pelatihan Bagi Pegawai Kedai dan Evaluasi Kinerja Kedai PT. Bank Riau

Untuk meningkatkan kinerja Kedai dan untuk mengevaluasi kinerja Kedai PT Bank Riau, Divisi SDM mengadakan pelatihan. Pelatihan yang dilaksanakan di Hotel Ratu Mayang Garden, Pekanbaru berlangsung dari tanggal 6-8 April 2009. Pelatihan yang bertema “Pelatihan Bagi Pegawai Kedai dan Evaluasi Kinerja Kedai PT. Bank Riau”. Pelatihan ini diikuti oleh 58 orang yaitu pegawai Kedai dan Pemimpin Kedai, baik yang sudah beroperasi maupun yang akan beroperasi.
Pelatihan bagi pegawai Kedai dan Evaluasi Kinerja Kedai PT. Bank Riau ini dibuka oleh Direktur Konsumer dan Mikro, Ruslan Malik. Kedai Bank Riau merupakan ujung tombak Bank Riau yang dibuka untuk menjangkau daerah-daerah. Tujuannya agar menjadi motor penggerak
pertumbuhan ekonomi dan usaha khususnya untuk pengusaha kecil dan mikro yang berbasis ekonomi kerakyatan. Selain itu Kedai Bank Riau juga melayani berbagai transaksi perbankan yang selama ini sudah dikenal.
Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari ini menghadirkan pembimbing yang berasal dari internal Bank Riau seperti Direktur Utama Bank Riau, Erzon dan juga Direktur Konsumer dan Mikro, Ruslan Malik turut memberikan pengarahan bagi seluruh peserta. Dalam pengarahannya, Erzon menyampaikan “Dengan moto baru kita The Spirit to Grow, Emphaty and Action diharapkan semua karyawan dapat memperbaiki kinerja dan menjalankan budaya kerja Bank Riau”.
Saat ini target yang ingin dicapai Kedai Bank Riau belum tercapai, yaitu sebesar 10 M untuk setiap kedai. Diharapkan dengan pelatihan ini dapat memicu dan memberi motivasi bagi kedai yang telah beroperasi maupun yang akan beroperasi, untuk mencapai target yang diharapkan. Untuk saat ini sudah banyak kompetitor dan saingan yang dihadapi Bank Riau dengan market UMKM cukup ketat. Dan Kedai Bank Riau diharapkan dapat bersaing dengan bank-bank nasional yang ada di Riau dan Kepulauan Riau.
Saat ini Bank Riau telah memiliki 7 kedai Bank Riau yang telah beroperasi, yaitu Kedai Marpoyan, Kedai Jalan Durian, Kedai Pasar Sail, Kedai Pasar Sei Apit, Kedai Pasar Kuok, Kedai Pasar Air Tiris, Kedai Minas. Bank Riau kedepannya akan terus membuka Kedai Bank Riau di daerah lain yang potensial, yang diharapkan dapat mendorong UMKM di daerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat Riau dan Kepulauan Riau.

SEGERA DIBUKA KANTOR KEDAI PASAR TANJUNGPINANG, KEDAI PASAR KERINCI MENYUSUL..........



Read More..

Rabu, 08 April 2009

KISAH SI ONIDUS Part 3

Si Onidus baru saja pulang dari membeli sarapan karyawan/wati dikantornya karena sudah beberapa hari ini office boy tak masuk kerja dengan alasan macam-macam dan juga tanpa kabar berita, sakit juga kepala saya memikirkan ada anggota saya yang seenaknya saja tak masuk kantor, sebagai yang bertanggungjawab pada operasional kantor, saya harus menjamin agar kebersihan, kenyamanan dan aktivitas kantor berjalan lancar. Dikarenakan oleh itu saya minta kesediaan teman-teman security mau dengan ikhlas membantu saya dan kosekwensi terhadap office boy akan segera saya bicarakan dengan pemimpin kantor. Alhamdulillah walaupun kurang tidur tetapi teman-teman security dengan semangat, bahu-membahu mengatur waktu agar kantor tetap bersih, aman dan nyaman baik untuk karyawan maupun nasabah.
Kembali pada mitos Si Onidus waktu masuk dinas pagi diawal tahun 2007 yll, pagi itu memang pagi yang sangat menegangkan bagi saya karena berdasarkan kesepakatan dengan Bapak Pemimpin kami telah melayangkan surat panggilan kepada si office boy agar datang kekantor untuk menyelesaikan permasalahan. Si Onidus berpakaian rapi putih biru seragam PDH kebanggaannya hari itu berdiri menjaga pintu masuk kantor dan terlihat kantor mulai ramai dikunjungi nasabah, karyawan/wati pun mulai sibuk dengan aktivitas pelayanan sedangkan saya saat itu diruang kerja saya sedang melayani tamu dari dinas kecamatan dan karena membutuhkan persetujuan yang bukan wewenang saya jadi perlu melibatkan pemimpin, kala itu saya ajak tamu kecamatan keruangan Bapak Pemimpin. Ketika diruangan beliau saya melihat permasalahan bisa dihandlenya saya meminta izin kembali keruangan saya untuk melanjutkan pekerjaan yang menumpuk dimeja. Tak beberapa lama si office boy datang menemui saya sambil membawa surat panggilan dengan berpakaian bebas, memakai jacket kulit dan terlihat ketegangan diwajahnya walaupun ia memaksa untuk tersenyum, tak banyak yang dibicarakan dia hanya ingin menghadap pemimpin sebentar katanya, saya bilang beliau ada tamu tunggulah sebentar. Beberapa saat terlihat tamunya keluar dari ruangan dan si office boy berdiri mau langsung menuju ruang pemimpin tetapi, “sebentar bang, biar saya kabari ke bos dulu” kata saya mencegah dan saya langsung berjalan keruangan pemimpin yang kebetulan berhadapan dengan ruangan saya, rupanya si office boy ada dibelakang saya dan menunggu diluar pintu ruang pemimpin. “Pak, bang xxxxx mau ketemu pak, terkait surat yang kita layangkan untuk dia semalam pak”, kata saya dan dijawab pemimpin ,“boleh suruh dia masuk”. Belum sempat saya ajak si office boy untuk masuk dia langsung menuju kearah pemimpin dan memukul dada pimpinan, saya saat itu coba menenangkan dengan memegang tangan kiri si office boy namun saya didorong kesamping dengan tangan kirinya dan tangan kanannya mengeluarkan sesuatu dari balik jacket kulit yang ternyata sebilah keris yang panjangnya kurang lebih sejengkal orang dewasa dan coba menghunuskannya kearah bapak pemimpin, karena terdesak kebetulan bapak pemimpin berada


dibelakang meja langung mengambil stick golf yang materialnya besi murni dan coba mempertahankan diri, sedangkan saya saat itu masih memegang sebuah pena dan sangat tidak tepat kalau mengambil keputusan tetap berada diarena itu. Alhasil langkah seribu saya ambil langung turun ke lantai bawah untuk memangil security atau polisi saat itu, “Onidus, cepat keatas, bang xxxxx lagi mengamuk tu” kata saya terburu-buru. Si Onidus naik ke atas melalui tangga dan menurut teman-teman yang berada diruang atas lucunya hanya berdiri di ujung tangga melihat aksi sijagoan diruang pemimpin. Semuanya begitu cepat, si office boy kabur, bapak pemimpin sibuk menelepon petinggi AL dan Polisi, anehnya lagi ketika saya mau kembali naik ke lantai atas, dilantai bawah berselisih jalan dengan si office boy dan dia menjabat tangan saya dan mengatakan,” saya minta maaf melakukan ini pak” begitu si office boy berbicara dengan wajah memelas. Sedangkan teman-teman lain sudah mengerumuni ruang bapak pemimpin ketika saya juga udah berada disana untuk memastikan apakah sudah aman termasuk juga si onidus tampak tegang juga. Singkat cerita perselisihan berakhir damai dihadapan petugas kepolisian dan si office boy pun tidak lagi diperpanjang kontraknya, tak beberapa lama masuklah Wahab 2 si baby romeo sebagai penambah keceriaan dan kebingungan umat dikantor tercinta.
Dipikir-pikir mungkin saja kebetulan kejadian itu saat si Onidus dinas pagi tetapi ada lagi ada lagi ada lagi kejadian yang tak kalah heroic si Onidus, tetapi tidak perlu detail kita ceritakan disini sebut saja kejadian terbakarnya blok amper meteran listrik ruko sebelah kantor yang juga hampir membakar amper meteran listrik kantor, Alhamdulillah berkat kesigapan si Onidus dengan racun api yang berat isinya 7 kg berhasil menghindari dan memadamkan kebakaran. Begitu juga kejadian lain yang juga saat si Onidus dinas pagi, terjadinya kebakaran warung makan yang berada persis di depan kantor hanya dibatasi jalan raya. Si Onidus pahlawannya, bagaimana tidak dengan posturnya seperti diceritakan di Part # I, dia sanggup mengangkat tabung racun api yang berat isinya 7 kg sambil mengarahkan semprotannya kearah kobaran api dengan jarak cukup dekat, bahkan masuk kedalam warung sendirian sambil mengangkat tabung racun api tadi tanpa berpikir-pikir panjang, akibatnya api dapat dijinakkan dan onidus wajah dan pakaiannya hancur habiiiis terkena siraman air oleh penduduk sekitar (sebagian besar karyawan ikut berpartisipasi membantu memadamkan kebakaran warung yang juga merupakan debitur). Selanjutnya lagi-lagi ada kejadian, pintu khazanah tidak bisa dibuka juga saat si Onidus masuk pagi yang akhirnya terpaksa dilakukan penanganan serius dengan menjebol dinding beton dengan material terbaik yang sangat susah menembusnya. Pokoknya banyak lagi kejadian yang memusingkan kepala yang tak tersebutkan disini tetapi bukan sulap bukan sihir, percaya atau tidak ini adalah kenyataan kalau si Onidus dinas pagi hati jadi was-was alias cemas. Mitos ini santer terdengar diinternal kantor si Onidus dan si Onidus tetap setia menjalankan tugasnya sehari-hari dengan senjata pamungkasnya bukan pistol ataupun sangkur yang selalu tergenggam tetapi dengan handphonenya yang cashingnya udah luntur lirik ini lirik itu, download ini dan itu dan kini sibuk berbisnis lewat dunia maya lewat blognya yang cukup terkenal dikomunitas blogger nasional…he..he..he…………………(bersambung)


Read More..

Jumat, 03 April 2009

WAFATNYA ERA KERAHASIAAN BANK

Era kerasahasiaan bank dan surga bebas pajak telah berakhir. Wafatnya telah diumumkan di London, Inggris, jum’at 3 Maret 2009 yll oleh pemimpin Negara-negara G20 include Indonesia, Uni Eropa dan Amerika Serikat yang merupakan negara-negara berkembang dan maju. Dan wafatnya era ini didasari dengan keinginan anggota komunike G20 untuk mengawasi pelarian dana kesejumlah tempat di berbagai Negara yang pemiliknya tidak bisa diketahui karena terikat kepada peraturan kerahasiaan perbankan ditempat tersebut. Informasinya tertutup rapat dan jelas saja dana-dana itu bebas pajak.
Kelompok 20 yang output ekonominya menguasai hamper 90% output ekonomi dunia itu segera mengumumkan tempat-tempat atau Negara-negara surge pajak seperti itu. Di industry keuangan dunia tempat-tempat itu bukan lagi menjadi rahasia karena diketahui sejumlah Negara Skandinavia, kawasan pasifik masih mengandalkan dana-dana kotor dari korupsi serta dana dari hasil kejahatan narkotika serta trafficking. Surga money loundering.

Dengan wafatnya era kerahasiaan maka tidak ada lagi tempat yang aman bagi uang-uang yang bisa menghancurkan perekonomian dalam seketika.
Kita perlu mengapresiasikan satu diantara sekian keputusan yang telah dilahirkan Negara-negara kelompok 20 ini, Indonesia dan Negara-negara lain akan bisa mengidentifikasi kejahatan pelarian dana dalam jumlah besar lintas Negara yang pemiliknya tidak bisa diketahui.
Seperti yang kita ketahui bahwa Money Loundering sebuah kejahatan yang marak dibicarakan didunia, seperti yang terjadi di Indonesia yang dikenal dengan Kasus BLBI_Bantuan Likwiditas Bank Indonesia yang aktornya kabur dan hidup nyaman diluar negeri bersama jarahannya yang uangnya disimpan dinegara-negara tertentu yang terikat aturan kerahasiaan bank.
Sehubungan dengan keputusan itu maka secara otomatis Indonesia terikat dengan regulasi dunia tersebut, Pekerjaan rumah pertama adalah merevisi UU Nomor 25 tahun 2003 mengenai Tindak Pidana Pencucian Uang, karena dipandang belum memenuhi prinsip internasional.
Dengan berlindung dibalik ketentuan kerahasiaan bank, secara tidak langsung perbankan terlibat dalam praktek Money Loundering.
Empat negara yang masuk dalam daftar hitam sebagai surganya penjahat pajak adalah Malaysia (Negara bagian Labuan), Filipina, Kosta Rika dan Uruguay. Mereka dianggap menolak kerjasama memberantas kejahatan pajak internasional. Di Organisasi Kerja Sama dan Pengembangan Ekonomi (OECD) selain daftar hitam dikenal pula daftar abu-abu, Monako, Alpine, Singapura, Belgia, Brunai Darussalam, Chili, antiles (Belanda), Luxembourg, Bahamas, Bermuda Caymen di Kepulauan Karibia.
Sanksi tegas atas pembangkangan atau penolakan kerjasama adalah akan dikeluarkan dari keanggotaan Bank Dunia dan IMF. (Kompas.Com & Tribun Corner)

Read More..

UPAYA UNTUK MENJADI LEBIH BAIK

AGAR ORANG LAIN MENYUKAI ANDA
- Jangan mengritik, mencerca ataupun mengeluh.
- Berikan penghargaan yang jujur dan tulus.
- Bangkitkan minat dalam diri orang lain.
- Bersungguh-sungguhlah menaruh minat pada orang lain.
- Tersenyumlah.
- Ingat bahwa nama seseorang bagi orang bersangkutan merupakan
suara yang paling manis dan terpenting dalam bahasa apapun.
- Jadilah pendengar yang baik. Dorong orang lain untuk bicara tentang diri mereka.
- Bicaralah tentang minat orang lain.
- Buat orang lain merasa penting dan lakukan itu dengan tulus.



AGAR ORANG LAIN MENGIKUTI CARA BERPIKIR ANDA
- Satu-satunya cara untuk memperoleh manfaat sepenuhnya dar perdebatan adalah menghindarinya.
- Tunjukkan penghargaan terhadap pendapat orang lain. Jangan pernah berkata,”Anda salah.”
- Kalau Anda salah, akui dengan segera dan dengan simpatik.
- Mulailah dengan cara yang ramah.
- Buatlah orang lain mengatakan “ya, ya” segera.
- Biarkan orang lain yang lebih banyak berbicara.
- Biarkan orang lain merasa ide itu merupakan idenya.
- Cobalah dengan sungguh-sungguh untuk melihat segala sesuatunya dari sudut pandang orang lain.
- Bersimpatilah dengan ide dan hasrat orang lain.
- Imbau motif-motif yang lebih mulia.
- Dramatisirlah ide-ide Anda.
- Lemparkan tantangan.


TO BE A LEADER
- Mulailah dengan pujian dan penghargaan yang jujur.
- Beritahukan kesalahan orang lain secara tidak langsung.
- Bicarakan kesalahan Anda sendiri sebelum mengkritik orang lain.
- Ajukan pertanyaan bukan memberi perintah langsung.
- Biarkan orang lain menyelamatkan muka.
- Pujilah peningkatan sekecil apapun, dan pujilah setiap perbaikan. - Jadilah “tulus dalam penerimaan Anda dan murah hati dalam pujian Anda.”
- Beri orang lain reputasi yang baik untuk dipenuhi olehnya.
Gunakan dorongan. Buatlah kesalahan kelihatan mudah untuk diperbaiki.
- Buatlah orang lain senang mengerjakan hal yang Anda sarankan.


Dipublikasikan untuk semua pecinta blog, dirangkum dari pemikiran Dale Carnegie

Read More..

KATA BIJAK

SEBUAH “KEGILAAN” MELAKUKAN HAL YANG SAMA DAN MENGHARAPKAN HASIL YANG BERBEDA, NAMUN HAL ITU LAH YANG SELALU DILAKUKAN ORANG DAN ORGANISASI DIDALAM LINGKUNGAN EKONOMI BARU (Douglas G Long seorang konsultan kepemimpinan yang berbasis di Sydney)
“JIKA ANDA TERUS MELAKUKAN APA YANG SELALU ANDA LAKUKAN, ANDA AKAN SELALU BERADA PADA POSISI ANDA SEKARANG” (the Economish)
HARTA ANDA YANG PALING BERHARGA BUKANLAH ASET FINANCIAL ANDA. HARTA ANDA YANG PALING BERHARGA ADALAH ORANG-ORANG YANG BEKERJA BERSAMA ANDA, DAN APA YANG MEREKA BAWA DALAM KEPALA MEREKA DAN KEMAMPUAN MEREKA UNTUK BEKERJA BERSAMA-SAMA ( Robert Reich)
Sekedar mengingatkan kita……………………………….
Read More..